Posted on

Bersama kesulitan ada kemudahan

bersama kesulitan ada kemudahan

Bersama kesulitan ada kemudahan

 

Dalam menjalani kehidupan kita terkadang menghadapi keadaan yang sulit, seperti sakit, membuat skripsi, tesis dan disertasi, ujian di kampus, kehilangan orang yang dicintai, dan berbagai kejadian sulit lainnya. Namun apakah kita menyadari bahwa sebenarnya dibalik kesulitan aka nada kemudahan ? 😊 , yuk simak ayat Alqur’an berikut ini:

“Maka sesungguhnya Bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya Bersama kesulitan ada kemudahan” (QS. Asy-Syarh surah ke 94, ayat 5-6)

Alllah berjanji 2 kali bahwa Bersama kesulitan ada kemudahan, dan janji Allah adalah janji yang pasti, seperti ayat berikut.

“(Itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”

(QS. Ar- Rum, surah ke 30, ayat 6).

Lalu bagaimana sikap kita jika tengah berada dalam kesulitan? Apa yang seharusnya kita perbuat?, saya pernah mendengar kata Aa Gym “Jika ada masalah, yang jadi masalah bukan masalahnya, tetapi apakah kita ditolong Allah atau Tidak, seperti saat hujan dan sedang mengemudi mobil, jalanan ada, namun kita harus membersihkan kaca agar kita bisa melihat jalan, bayangkan jika kaca tidak bersih, timbul masalah, yaitu jalan ada, tetapi kita tidak bisa melihat jalan” begitu juga saat kita menghadapi kesulitan, kita harus membersihkan hati terlebih dahulu, kembali kepada Allah, bisa dengan sholat, berzikir, mengaji, mengerjakan ibadah ibadah sunnah dan berdo’a.

Tips menghadapi kesulitan:

  1. Istigfar

Istigfar yang banyak memiliki 3 manfaat yaitu:

  1. Dilapangkan Allah hatinya dalam menghadapi masalah, masalah tetap ada, namun hati menjadi lapang sehingga dapat berfikir dengan jernih
  2. Diberi Allah jalan keluar dari masalahnya
  3. Diberi hadiah atau kejutan dari Allah, hadiah yang tidak diduga-duga

Berikut adalah ayat Al-Qur’an tentang perintah berzikir “

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.”

(QS. AL-Ahzab, surah ke 33, ayat 41-42)

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”

(QS. Ar-Ra’d, surah ke 13, ayat 28)

Istigfar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, missal ketika kita sedang memasak, menjahit belajar, menunggu sesuatu dan kediatan lainnya.

 

  1. Mengaji

Al’Qur’an merupakan mukzizat terbesar yang juga merupakan obat hati, dengan banyak mengaji hati akan tenang dan mendapat cahaya, dengan cahaya itu kita dapat berjalan di jalan yang lurus. Alqur’an juga merupakan pedoman hidup umat Islam.

Membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari akan membuat kita menjadi tenang, minimal kita bisa mengaji 1 halaman setiap harinya, namun saat menghadapi kesulitan yang berat, kita bisa memperbanyak membaca Al-Qur’an, misalnya dari 1 halaman menjadi 5 halaman, atau 1 juz perhari.

Ujian pasti akan datang untuk menguji seberapa kuat iman kita, sebagaimana yang terdapat pada ayat berikut.

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?. Dan sungguh, Kami telah Menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta”

(QS. Al-Ankabut, surah ke 29, ayat ke 2-3)

Dengan adanya ujian, jika kita bisa melewatinya kita akan naik kelas, daan mendapat ampunan dosa, seperti halnya saat disekolah, untuk naik kelas kita butuh melewati ujian.

 

  1. Bersedekah

Bersedekah merupakan suatu hal yang sangat mulia, karena dengan bersedekah kita dapat meringankan beban orang lain yang kehidupannya lebih sulit. Bersedekah juga dapat menghilangkan rasa takut dan rasa sedih.

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhan-nya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”

(QS. Albaqarah, surah kedua, ayat 274)

 

  1. Bersabar

Bersabar adalah sebuah kata yang mudah diucapkan, namun sedikit sulit untuk dilaksanakan, namun kita bisa memperbanyak kesabaran dengan mengetahui keutamaan sabar dalam Al-Qur’an, yakni sebagai berikut.

“Katakanlah (Muhammad), “ Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhan-mu. “Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hnaya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”

(QS. Az-Zumar, surah ke 39, ayat 10)

“Wahai orang-orang yang beriman! mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

(QS. Al-Baqarah, surah kedua, ayat 153)

Dari dua ayat diatas kita mengetahui bahwa orang yang sabar memiliki keutamaan yakni disempurnakan pahalanya tanpa batas, dan Allah Bersama orang-orang yang sabar.

 

Dalam menghadapi kesulitan terkadang kita merasakan putus asa, dan hilang harapan, namun sebagai umat muslim yang beriman, kita tidak boleh hilang harapan, yakinlah akan ada pertolongan Allah dan hikmah yang besar dibalik suatu kejadian.

 

“Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

(QS. Al-Baqarah, surah kedua, ayat 216)

 

Semoga kita semua selalu berada dalam rahmat dan petunjuk Allah :). Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

 

 

Silahkan Klik Pada Icon ini (terdapat pada bagian sudut kanan bawah browser) untuk mendapatkan tips cantik dan artikel Islami dari Delhusna Handmade 🙂

subscribe

Sahabat juga bisa membaca tips cantik dengan klik link dibawah ini:

Tips Memilih Bros Sesuai dengan Warna Hijab

Tips Memilih Bros Sesuai dengan Kegiatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *