Posted on

Perjalanan Membuat Aksesoris oleh Delhusna Handmade

Delhusna Handmade Acessories

Kali ini saya akan berbagi pengalaman berbisnis saya, ini adalah sebuah perjalanan yang panjang :).

Saya mulai membuat kerajinan tangan sejak kelas 5 SD, bersama adik saya Husnul Fitri, awalnya kami  membuat tempat kado yang dijual kepada teman sekolah.

Saat SMP, ada mata pelajaran keterampilan dan kerajinan tangan, saya belajar banyak dari mata pelajaran tersebut. Guru mengajari saya bagaimana cara membuat patung dari sabun, kemudian saya mengembangkannya. Saya membuat lukisan dari sabun, seperti bunga, papan ucapan selamat ulang tahun dan ungkapan cinta. Teman saya yang bernama Rika yang berada disekolah yang berbeda menolong saya untuk menjualkan produk handmade kepada teman-temannya. Pada saat itu saya merasa malu untuk berjualan langsung kepada teman-teman, jadi saya menitipkan produk saya ke toko aksesoris. Alhamdulillah saya mendapatkan banyak pesanan dari Rika, dan saya sangat senang.

Pada semester berikutnya di mata pelajaran keterampilan dan kerajinan tangan guru saya mengajarkan bagamana membuat pot bunga, banya teman saya yang mengalami kesulitan untuk membuatnya, jadi saya menghasilkan uang dengan membuat pot bunga untuk teman saya. Pada waktu itu saya mendapatkan 5.000 untuk setiap pot, tetapi tangan saya jadi luka-luka  karena membuatnya, namun saya gembira karena menghasilkan uang.

Saya juga belajar membuat tali pinggang dari tali kur, dan membuat kipas dari bambu, tapi hal terbaik tidak dimulai dari saya, melainkan dari adik saya Husnul, dia mengambil manik-manik dari baju ibu saya yang sudah tidak dipakai lagi, kemudian ia membuat gelang dari itu, dia membawa itu kesekolahnya dan itu merupakan suatu keberuntungan karena teman-temannya menyukai gelang tersebut, saya dan ibu sangat senang mendengar hal tersebut. Kemudian kami mulai membeli perlatan handmade, dan membuat banyak perhiasan, seprti gelang dan kalung.

Saat saya di SMA, saya mulai membuat banyak perhiasan, salah satu bahannya adalah kawat, saya membuat inisial nama dari kawat dna manik-manik, saya masih merasa malu untuk menjualnya kepada teman-teman, tetapi teman saya menolong saya, dan saya beruntung memiliki teman yang baik.

Perjalanan handmade saya berlanjut ke kampus, pada liburan semester pertama, saya mulai membuat aksesoris dari kain flanel, saya menjualnya kepada teman-teman dan membawanya ke kampus, kira-kira 20 aksesoris setiap hari. Saya menjualnya ketika kelas berakhir, kepada teman-teman, kakak tingkat dan Ibu Dosen. Pada tahun 2009 saya mulai berjualan online lewat Facebook. Saya sangat gembira karena mendapatkan pembeli dari kota lain. Saya terus membuat aksesoris sampai saya belajar membuat akseosris dari clay, saya jadi sangat sibuk. Sayapergi kuliah jam 8 pagi dan pada jam 7 pagi saya masih mengurusi aksesoris, itu berlangsung sampai semester 5. Hingga saya mengikuti kelas e-business. Saya beruntung karena telah belajar mebuat bros dari SMA, saya belajar secara otodidak. Ini membuat saya mudah untuk berjualan online di blog. Dalam satu bulan blog saya mendapatkan peringkat 1dalam beberapa keyword tentang aksesoris di Google. Kemudian saya mengembangkannya ke website. Saya pernah memiliki 3 karyawan untuk membantu membuat akseosris. Saya masuk majalan 2 kali dan masuk koran 1 kali, isi nya tentang prestasi handmade saya :, waktu itu nama brand aksesoris saya Alhusna, kmudian berganti nama menjadi Galaxi Accessories, kemudian terakhir berganti nama menjadi Delhusna pada tahun 2014, nama Delhusna berasal dari nama Ibu saya Desfahari, ikuti dengan nama adik saya yang paling kecl Aulia,kemudian Husnul dan terakhir nama saya Aina.

Ketika saya mulai berjualan online, saya memiliki banyak pembeli dari kota lain, dan beberapa dari luar negeri, Saya mendapat pebeli dari Mesir, Singapore dan Malaysia. Kemudian ibuku mulai membuat aksesoris juga, ibuku sangat bahagia karena dapat membuat bunga yang cantik, pekerjaan ibu sangat rapih, bersinh dan kuat, dan saudaraku yang paling kecil Aulia belajar untuk merancang motif bros bunga yang indah dan unik.

Sekarang saya baru saja menyelesaikan kuliah s2 di Institut Teknologi Bandung (ITB), adik saya Husnul sudah bekerja di PT. Duta Selaras Solusindo, adik saya Aulia baru masuk kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS). Saya dan ibu melanjutkan usaha Delhusna Handmade ini.

Saya berharap suatu hari kami dapat membuat usaha ini menjadi sukses dan lebih besar 🙂

Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah di koran
Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah di koran

 

Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah di majalah
Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah di majalah

 

Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah di majalah
Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah di majalah
Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah
Delhusna Handmade dan Ainatul Radhiah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *